Anak Tak Nak Makan
oleh Admin Selasa, 23 Agustus 2016 Seputar Memberi Makan Anak
Anak Tak Nak Makan

Sesekali di akhir pekan mengajak buah hati makan di sebuah restoran cepat saji, ternyata anak lebih suka masakan emaknya. Mungkin karena terbiasa makan makanan rumahan.

AlhamduliLlah punya istri pinter masak jadi setiap hari bisa menikmati makanan enak dan sehat. Tak hanya bersyukur dapatkan masakan yang selalu asyik disantap tapi juga mampu menghindari anak dari pertumbuhan badan bongsor tak proporsional sebagaimana yang banyak ditemukan akhir-akhir ini.
Mungkin ada yang bertanya apakah setiap hari anak mau dengan mudahnya diajak makan masakan rumah? 
Apalagi dengan banyaknya iklan jajanan instan yang merusak indera pencecap dengan banyaknya penggunaan bahan kimia tambahan.
Kenyataannya memang tak selalu mudah buat kami mengajak anak menikmati sajian buatan sendiri namun ada beberapa pendekatan yang kami lakukan sehingga anak-anak menjadi mudah makan.

Mau tahu pendekatannya?
Mau tahu aja atau mau tahu banget? 😊

Pendekatan yang perlu orang tua lakukan agar anak mau makan, pertama sekali adalah pendekatan pada diri orang tua sendiri. Keyakinan bahwa anak mau makan haruslah tertanam. Tak jarang orang tua lah justru yang menginginkan sesuatu serba instan.
Karena tak sabar akhirnya menyerah...
'Ya sudahlah...memang anak-anak sekarang ga suka makan masakan rumahan.'
Pendekatan kedua adalah pendekatan pada anak. Seberapa kita dapat 'masuk' ke dalam dunia mereka. Hindari memaksakan kehendak kita pada anak tak perlu pula ditambah dengan kuliah pentingnya makanan bergizi ataupun pentingnya menambah energi. Pergaulilah dan jadikan kita orang tua sebagai sosok yang mereka suka maka biasanya anak menjadi mudah diajak bekerjasama.
Pendekatan ketiga adalah bahasa. Perhatikan bahasa anak, jangan sampai terkecoh oleh apa yang terucap saja. Gali apa yang sebenarnya dimaksud anak, temukan dibalik pernyataan apa sebenarnya yang dia inginkan atau tak inginkan.
Misal ketika anak mengatakan, "Aku ga suka ikan."
Bila kita hanya menyimak apa yang terdengar saja maka kita bisa terjebak lalu menyimpulkan anak tak suka ikan. Lebih serunya lagi orang tua kadang mencari pembenaran lewat menyama-nyamakan dengan orang terdekat anak. 
'Memang dia ga suka ikan, sama kayak ayahnya atau kayak ibunya atau serupa dengan omnya dll'.
Padahal...
Bila orang tua mau mengeksplore apa yang dimaksud anak dengan gak suka ikan bisa saja bermakna ga suka ikan digoreng (cara penyajian), ga suka ikan besar (ukuran), ga suka ikan dengan nasi (makanan pendampingnya), ga suka ikan pagi hari (waktu penyajian), dll.
Coba perhatikan sekali lagi, bukankah di waktu atau tempat atau cara penyajian yang lain anak nyaman saja menikmati ikan?
Selain ketiga pendekatan di atas, kunci penting lainnya agar anak suka makan masakan rumahan ada cara berbahasa orang tua. Untuj yabg satu ini perlu latihan khusus dan materi tersendiri.
Silahkan buka artikel lain di web ini atau pantau terus timeline twitter saya. Bila perlu ikuti pelatihan parenting yang sering saya adakan.
Semoga artikel ini menjadi solusi menghadapi buah hati yang kurang termotivasi makanan masakan ibunya sendiri. Ingat menjaga asupan anak sama pentingnya dengan menjaga tumbuh kembang mereka.

Salam #Inspirasi
dari
Coach Hasbi

Untuk Artikel Selanjutnya, Silahkan Baca : http://hasbiparenting.com/asupan-untuk-anak-detail-5661

Ikuti channel youtube kami di:
www.YouTube.com/HasbiParenting
___________________________________________________________________________________________________
Undang Coach Hasbi sebagai Pembicara Seminar atau Trainer untuk Pelatihan?
Hubungi 0813 7461 4730