Bebaskan Fikiran Orangtua Merdekakan Fikiran Anak
oleh Admin Kamis, 18 Agustus 2016 Tips Mendidik Anak
Bebaskan Fikiran Orangtua Merdekakan Fikiran Anak

(Tulisan ke # 1 dari 2 artikel)


Yang terhormat orang tua...
Sudahkah penghasilan terbebas dari belenggu fikiran masa lalu?
 
Sadar tidak sadar; diakui atau tidak dimengerti; Beberapa di antara kita masih terjajah oleh fikiran kita sendiri. Salah satu contohnya adalah kompilasi untuk membangunkan ananda di pagi hari, ada keyakinan yang membuat fikiran jadi kemudia malah membuat takut anak tidak nyaman. Ada banyak lagi kejadian sehari-hari yang menjadi bukti kita masih terjajah. 

Apa saja yang membelenggu fikiran belanja?
Mengapa ada tiga hal yang menjadi pengganjal di dalam pikiran orang tua adalah sindrom apa kata orang kemudian, pengalaman masa lalu yang terjadi, dan ketakukan akan masa depan. 
Komentar pertama yang perlu muncul dari orang lain. Keterbatasan pengetahuan, pengetahuan kecilnya yang menyebabkan orang tua sangat suka pendapat orang lain dan lalu terjajah oleh komentar-komentar yang belum tentu keluar. Kecemasan ini kemudian melepaskan pola kebiasaan pada anak dan juga pada pasangan yang lalu hidup di bayang-bayang apa kata orang. 

Pengalaman masa lalu yang berubah menjadi belenggu yang terus menjauh dari pikiran orang tua berikutnya. Dalam pengasuhan anak-anak, tidak akan ada orang tua yang mengalami kesulitan, akan semakin besar kesulitannya. Masalah yang muncul dari orang tua yang terjajah oleh pengalaman masa lalunya adalah dengan cara mencegah anak-anak yang sama atau bisa juga akan membantu anak-anak yang terlibat dalam hal hal yang berkaitan dengan hal-hal yang tidak menyenangkan di masa lalu yang kemudian berubah sehingga membuatnya menjadi pribadi yang sukses.
Ada banyak contoh anak yang bisa dicegah agar tidak menghilangkan ketidaknyamanan yang pernah dijalani orang tua. Ketika kecil dulu tidak nyaman diolok-olok karena pakaian yang tidak menarik, maka sekarang ia meminta sekuat tenaga agar apa yang dibutuhkan oleh yang terbaik dari teman-teman.  
Orang tua yang sebenarnya bisa memberi kesenangan yang dibutuhkan oleh orang, namun ingin orang yang ingin tahu juga kesulitan hidup maka dia memegang-nahan memberikan apa yang sanggup ia sediakan buat hasil. Di saat kecil dulu ia dibesarkan dengan makanan sekedarnya, lalu dengan pengalaman ini ia menjadi kuat berjuang untuk hidup yang lebih nyaman. Maka sekarang kompilasi ia sudah mapan ia 'menolak' memberi makan yang enak pada akhirnya demi mati juga mengalami berat kehidupan. 

Kecemasan pada masa depan menjadi belenggu tiga yang menjauh dari pikiran orang tua. Informasi yang salah, berita yang menakutkan, kabar-kabar yang membuat emosinya menjadi nanar; adalah sumber kesulitan. Ada orang tua yang karena perjuangannya akan keluar dari masa depan akhirnya melahirkan anak-kambing. Ada orang tua yang dilepaskan dari pergaulannya karena cemas kambing terjerumus dalam pergaulan bebas. 

Apa akibatnya terhadap keharmonisan Rumah Tangga?
Bagaimana memilih & memilah pengalaman yang bisa terus dilakukan dan mana yang harus ditinggal dan lupakan?
Apa dampaknya terhadap pola asuh & pendidikan anak?
Bagaimana memerdekakan fikiran anak?

Temukan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas dalam artikel kedua dari serial tulisan ini.
Merdekakan Fikiran Anak  http://hasbiparenting.com/merdekakan-fikiran-anak-detail-6501.html

Salam #Inspirasi
dari
Coach Hasbi

Untuk Artikel Selanajutnya, Silahkan Baca : http://hasbiparenting.com/sapalah-mereka-dengan-ramah-detail-29544

Ikuti channel youtube kami di:
www.YouTube.com/HasbiParenting
_________________________________________________________________________________________________________
Ingin konsultasi atau mengundang Pelatih Hasbi jadi pembicara seminar dan pelatiihan?
Hubungi 0813 7461 4730 atau email ke hasbiparenting@gmail.com
Ikuti twitter @HasbiParenting