Catatatan Perselingkuhan 2
oleh Admin Jum'at, 08 Februari 2019 Inspirasi Keluarga Bahagia
Catatatan Perselingkuhan 2

Salah seorang teman therapist pernah mengatakan kalau perselingkuhan di rumah tangga adalah perilaku   NORMAL di situasi yang TIDAK NORMAL. Sedemikian banyaknya kasus dan sedemikian rumit situasi yang terjadi pada individu tertentu membuat perselingkuhan sebagai sesuatu yang dibenarkan. Hal ini kemudian diperparah dengan sedemikian permisifnya masyarakat sehingga pada titik tertentu perselingkuhan adalah hal yang dianggap biasa bahkan lumrah.

Haruskah kita pasrah menyerah?
Haruskah
kita ikut-ikutan membenarkan?
Haruskah
rumah tangga yang kita bangun dengan pondasi cinta dan berharap keberkahan Tuhan menjadi hancur berantakan tersebab kita sendiri terseret hanyut dalam arus merusak ini?

Agama sebagai landasan kita bertindak tentu tidak merestui perilaku menyimpang ini. Bahkan dalam ajaran Islam, pelaku perselingkuhan yang kurang lebih padanannya adalah takhbib ini oleh baginda Nabi Muhammad diancam tidak termasuk dalam barisan umatnya. Na’udzubillahimindzalik.

Lalu apa yang perlu dilakukan?

Kalaulah boleh disamakan dengan penyakit menular, maka ada dua langkah yang perlu diambil menghadapi perilaku perselingkuhan ini yaitu langkah pencegahan dan langkah pengobatan.

Dalam WAG Parenting Revolution – seorang ibu berpendapat bahwa kunci pencegahannya adalah komunikasi yang baik bersama pasangan, jadikan pasangan tempat curhat apapun masalahnya,  dan mintalah pasangan untuk juga curhat apapun yang dirasakannya. Dengan cara inilah kita dapat menghindari kedekatan personal yang tidak wajar dengan teman-teman di luar.

Anggota group yang lain menimpali, “Saya juga upayakan melalui berbagai acara, mengenal  teman-teman kerja suami saya. Karna sebagian besar perselingkuhan kayaknya terjadi di tempat kerja.”

Ada juga anggota group yang menyarankan untuk terus memperbaiki diri dan terus berusaha memahami pasangan dengan segala macam tantangan yang dihadapinya. 

Itulah beberapa langkah pencegahan yang dapat dipraktekkan. Sementara bila sudah terlanjur hanyut dan larut dalam kehangatan perselingkuhan, ada tiga langkah yang perlu dilakukan yaitu konsultasi, mediasi, dan therapy.  

Berkonsultasi dengan konselor keluarga yang mengerti lika-liku kehidupan berumah tangga. Hindari berkonsultasi dengan pihak yang tak memahami, bisa-bisa bukannya mendapatkan solusi malah memperburuk situasi.

Setelah berkonsultasi temukan pihak yang bisa memediasi perbaikan kembali bangunan rumah tangga yang mungkin selama ini kurang mendapatkan perhatian. Sekali lagi, carilah mediator yang benar-benar menginginkan kebaikan bagi rumah tangga kita. Bukan mediator kompor yang justru menjadi provokator.

Sesi therapy Bersama therapist profesional akan membawa seorang individu untuk bertransformasi berubah kearah yang lebih baik. Pada sesi ini, therapist menuntun seseorang untuk melepaskan diri dari kelekatan pada nilai-nilai berbasis ketakutan/kecemasan yang selama ini membelenggu si individu.

Ada tiga ketakutan yang jamak mendera seseorang yang kemudian mendorong ia melakukan perselingkuhan. Ketakutan pertama adalah takut tidak memiliki cukup materi (Not Have Enough). Ketakutan kedua yaitu takut tidak mendapatkan cukup kasih sayang (Not Love Enough). Dan ketakutan terakhir yang menjeratnya adalah ketakutan tidak dihargai (Not Worth Enough).

Butuh pembahasan khusus bahkan diskusi yang mendalam beserta praktik yang dituntun untuk bisa merasakan proses pelepasan diri dari ketika ketakutan di atas.

Untuk sementara bisa dilakukan evaluasi dan refleksi diri secara mandiri dengan mempraktekkan empat langkah berikut. Pertama perhatikan dengan kesadaran utuh apa yang tengah terjadi. Lalu akui serta terimalah kenyataan  apa yang terjadi tersebut. Lalu, dengan kesadaran penuh pula, maafkan semuanya hingga terasa plong lega. Dan kuncilah dengan langkah keempat yaitu belajar dan terus memperbaiki diri.

img-1549638397.jpg

Sekali lagi...
Tinggalkanlah perselingkuhan atau bersiaplah menerima kehancuran - cepat atau lambat.

Keharmonisan pasutri awal pengasuhan yang baik buat anak.

Salam Inspirasi


Artikel menarik lainnya, silahkan baca:

http://hasbiparenting.com/catatan-perselingkuhan-3-detail-410380

Ikuti channel youtube kami di:
www.YouTube.com/HasbiParenting