Menjadi Therapist Anak
oleh Admin Kamis, 10 November 2016 Inspirasi Keluarga Bahagia
Menjadi Therapist Anak

(Disarikan dari talkshow "Inspirasi Keluarga" setiap Selasa di Radio Classy 103.4 FM)


Apa yang Ayah dan Bunda lakukan kompilasi suhu tubuh anak meroket?
Haruskah memberi anak makanan tambahan yang enak bahkan berkurang?
Bagaimana memperlakukan si sulung yang sering diingat dan dihilangkan adiknya?

Itulah sekelumit tentang anak yang harusnya bisa diselesaikan oleh rumah di rumah, namun karena terlalu berlebihan juga pengetahuan berujung pada saat berjalan membawa anak ke klinik psikologi atau pun ke rumah sakit.

Semoga artikel yang disarikan dari program "Inspirasi Keluarga" ini akan memudahkannya untuk menjadi 'Terapis buat Ananda Tercinta'.

Mengawali artikel ini, ada baiknya kita mengenali tiga aspek fundamental yang membentuk manusia dan perilakunya. Aspek pertama yaitu tubuh. Raga seringkali menjadi parameter kebaikan seseorang. Elok rupa, baik laku menjadikan nilai seseorang lebih dibandingkan yang lain. Sayangnya baik rupa saja tidak cukup karena ada fikiran yang menentukan bagaimana rupa itu dijaga. Lalu yang ketiga yang membentuk manusia adalah emosinya. 

Untuk menghadapi perilaku anak yang kadang tak sesuai dengan yang diharapkan orang tua, haruslah memperhatikan secara menyeluruh ketiga aspek tersebut. Ketika orang tua gagal memahami cara kerja dan hubungan ketiga aspek tersebut, maka muncullah permasalahan di seputar anak. 

Lima Masalah Anak:
1. Kebiasan buruk (menggigit kuku, menghisap jempol, mengompol, dll).
2. Ketakutan (takut pada serangga, dokter, pak polisi, kecoak, serangga, dll).
3. Perilaku yang merugikan (berteriak, berbohong, mencuri, memukul orang lain, dll).
4. Pencapaian yang tak maksimal (tak bisa merapikan tempat tidurnya, tak bersedia kerjakan PRnya, dll).
5. Citra diri yang tidak jelas (rasa bersalah, tidak punya kepercayaan diri, merasa diri tak bernilai). 

Ada banyak lagi contoh-contoh kasus yang terjadi baik disadari ataupun tidak disadari oleh orang tua. Dari mana munculnya permasalahan tersebut? Intinya semua muncul dari perlakuan orang  tua ataupun pengasuhan yang didapatkan oleh anak di masa-masa pertumbuhannya. Munculnya 5 permasalahan di atas setidaknya bermuara pada:
1. Anak meminta perhatian;
2. Anak ingin mendapatkan kekuasaan;
3. Anak ingin membalas dendam. 
4. Anak ingin menghukum orang tua.
5. Anak melakukannya agar orang tua merasa iba padanya. 

Lalu apa yang harus dilakukan?
Dan bagaimana menjadi therapist buat anak?

Sebelum menjawab kedua pertanyaan tersebut, ada baiknya kita memperhatikan petuah dari orang bijak berikut:
Perhatikan fikiranmu; karena ia kan menjadi kata-kata.
Perhatikan kata-katamu; karena ia kan menjadi aktifitas.
Perhatikan aktifitasmu; karena ia akan berubah menjadi habit.
Perhatikan habitmu; karena itu kan menjadi karakter..
Perhatikan karaktermu karena ia menentuk tujuan akhirmu.

Nah untuk itu, lima hal berikut menjadi hal dasar yang harus dimiliki semua  orang tua:
1. Unconditional Love;
2. Communication skills;
3. Free yourselffrom your past;
4. Strong and clear attention;
5. Keep learning and improving.

Demikianlah beberapa hal yang harus dimiliki salah seorang orang tua agar terlaksana apa yang telah kita baca.

Salam #Inspirasi
Coach Hasbi

Artikel menarik lainnya, silahkan baca:
http://hasbiparenting.com/rencana-dibalik-kabut-asap-detail-9473.html

Ikuti channel youtube kami di:
www.YouTube.com/HasbiParenting