Prinsip Menjadi Orang Tua Bijak
oleh Admin Minggu, 07 Agustus 2016 Tips Mendidik Anak
Prinsip Menjadi Orang Tua Bijak

Hubungan orangtua – anak adalah hubungan manusia dengan manusia. Banyak hal yang melekat pada diri kita dan diri anak kita yang bisa jadi makin mempererat hubungan kasih-sayang yang sudah alami ada atau justru merenggangkan ikatan yang melekat. Berikut beberapa prinsip yang perlu kita pahami agar bisa menjadi orang tua yang disegani bukan orang tua yang ditakuti.

Apa yang ada dalam fikiran kita belum tentu sama dengan apa yang ada dalam fikiran anak-anak kita karena masing-masing kita memiliki pengetahuan dan pengalaman yang tidak sama. Bangunlah keakraban, karena  penolakan anak hanya tanda kurangnya keakraban kita dengan anakAnak kita adalah generasi masa depan, lepaskan ia dari beban masa lalu kita. Tak sedikit orang tua mengcopy-pastekan pengalaman mereka kepada anak-anaknya.

 Tidak ada anak yang sulit diatur, hanya orang tua yang kurang FLEKSIBEL. Kalau saya tidak memperoleh yang saya inginkan, saya akan MERUBAH CARA saya menggapainya.  Tidak ada kegagalan, hanya umpan balik. Sehingga ketika kita belum berhasil mengajak anak kita melakukan kebaikan, bisa jadi ada hal yang perlu kita rubah, kita tambahkan, kita perkuat sehingga mereka lebih mau mengikuti kita.  Ingat usia anak, ingat peran terbaik yang bisa kita mainkan. Rubah gaya parenting kita mengikuti tumbuh kembang anak.

 Pembiaran = Pembenaran. Perhatikan anak-anak kita, ketika mereka melakukan sesuatu yang membahayakan atau mengarah pada hal yang tidak baik, lakukan pencegahan dan hentikan. Beritahu bahwa perilaku mereka itu tidak baik. Hindari berasumsi anak sudah mengerti apa yang boleh dan apa yang tidak boleh. Ketika kita membiarkan mereka maka mereka akan merasa dibenarkan atau dibolehkan.

 Children SEE = children DO. Jadilah suri tauladan bagi anak-anak kita. Sesuaikan apa yang kita katakan, apa yang kita minta anak lakukan dengan apa yang kita contohkan. Be Reflective: Sadar dengan gaya parenting kita. Apresiatif: kreatifitas anak, inisiatif anak, & karya mereka. Hindari membanding-bandingkan, every child is unique. Kalaulah ingin membandingkan, bandingkan ia dengan prestasi dia sebelumnya.

Kita sudah memiliki sumberdaya yang cukup untuk membuat keadaan jauh lebih baik: Mau belajar untuk perbaikan. Teruslah belajar karena dalam setiap periode tumbuh kembang anak ada sesuatu yang berbeda yang harus kita pelajari sehingga kita bisa memahami.

Salam #Inspirasi
dari
Coach Hasbi

Untuk Artikel Selanjutnya, Silahkan Baca : http://hasbiparenting.com/memarahi-anak-detail-20139

____________________________________________________________________________________
Butuh pembicara #Parenting & Keharmonisan Keluarga?
Hubungi 0813 7461 4730

Ikuti channel youtube kami di:
www.YouTube.com/HasbiParenting